Bireun, TERASMEDIA.NET – Adam Depok FC Nagan Raya U-17 berhasil mengamankan kemenangan penting usai menaklukkan Tamiang United FC U-17 dengan skor 2-1 pada lanjutan penyisihan Grup D Piala Soeratin U-17 Aceh 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Galacticos, Kabupaten Bireuen, Rabu (15/7/2026) sore.
Berdasarkan match summary resmi pertandingan, Adam Depok FC tampil lebih efektif sepanjang laga. Tim asal Nagan Raya tersebut membuka keunggulan pada babak pertama dan menutup paruh pertama dengan skor 1-0.
Memasuki babak kedua, Tamiang United meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, Adam Depok FC kembali mampu mencetak gol penentu kemenangan sehingga pertandingan berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Adam Depok FC dalam persaingan memperebutkan tiket menuju babak berikutnya di Grup D, sementara Tamiang United harus segera bangkit pada dua pertandingan tersisa untuk menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya.
Pada pertandingan ini, wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning kepada pemain kedua tim. Dari kubu Adam Depok FC, Ahmad Hafizh Tahir, M. Fathan Aulia, Akbar Muzzakki, dan Zaki Ulwan menerima kartu kuning. Sementara dari Tamiang United, Hikmal Akbar, Khalilullah, Daffa Wiradinata, serta Alif Aldiansyah juga mendapat hukuman serupa.
Kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua untuk meningkatkan performa tim masing-masing. Tamiang United sempat memberikan perlawanan sengit dengan mencetak satu gol balasan, namun Adam Depok FC mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, Manajer Tamiang United FC U-17, Awaluddin, mengaku kecewa terhadap kepemimpinan wasit pada laga tersebut. Menurutnya, beberapa keputusan yang diambil pengadil lapangan dinilai kurang menguntungkan timnya. Meski demikian, pihak Tamiang United tetap menghormati hasil pertandingan dan memilih fokus mempersiapkan diri menghadapi dua laga sisa penyisihan Grup D.
“Kami menghormati hasil pertandingan hari ini. Namun kami berharap pada pertandingan berikutnya saat menghadapi Persimura Beureunuen dan Kutaraja FC Banda Aceh, perangkat pertandingan dapat memimpin laga secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi prinsip fair play sehingga kedua tim benar-benar mendapatkan keadilan di atas lapangan,” ujar Awaluddin.
Pertandingan dipimpin oleh perangkat pertandingan dari PSSI Aceh dengan Match Commissioner Muchayat Syah. Cuaca saat pertandingan berlangsung dilaporkan berawan dengan suhu sekitar 30 derajat Celsius.
Dengan hasil ini, Adam Depok FC mengamankan tiga poin penting dalam persaingan Grup D. Sementara itu, Tamiang United masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi klasemen saat menghadapi Persimura Beureunuen dan Kutaraja FC Banda Aceh pada laga berikutnya.[]
Editor : Yeddi Alaydrus










