Forum Mukim Aceh Tamiang Dukung Pembangunan RS Putri Bidadari

Aceh, Berita569 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET — Rencana pembangunan Rumah Sakit Putri Bidadari di Kabupaten Aceh Tamiang mendapat dukungan penuh dari Lembaga Forum Mukim Aceh Tamiang. Kehadiran rumah sakit tersebut dinilai akan berdampak penting bagi pelayanan kesehatan masyarakat.

Dukungan itu disampaikan Ketua Forum Mukim Aceh Tamiang, Amriadi BA, yang akrab disapa Erdogan Atjeh didampingi Datok Penghulu Paya Ketenggar, Khairul Umam, kepada Terasmedia.net, Kamis (8/10/2026). Ia mengatakan, pihaknya bersama masyarakat menyambut baik rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

Menurut Amriadi, pembangunan Rumah Sakit Putri Bidadari diharapkan tidak hanya menjadi investasi baru di Aceh Tamiang, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-79, Pj Bupati Asra Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak

“Kami bersama warga masyarakat sangat mendukung rencana pembangunan rumah sakit ini,” ujar Amriadi.

Ia menyebutkan, rumah sakit tersebut direncanakan dibangun di Kampung Paya Ketenggar, Kemukiman Gunung Masjid, Kecamatan Manyak Payed. Karena itu, Datok Penghulu dan warga masyarakat di kawasan tersebut dinilai memiliki alasan kuat untuk menyambut positif rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

“Kami merasa sangat bangga dengan rencana besar ini, karena rumah sakit sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat,” kata Erdogan.

Sebelumnya, Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Putri Bidadari dijadwalkan memasuki tahap awal melalui peletakan batu pertama pada Jumat, 13 November 2026.

Baca Juga :  Derby Manchester di Old Trafford, TMSport Jagokan City Menang 2-0

Rumah sakit tersebut disebut akan dibangun dengan luas lahan sekitar tiga hektare. Nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp50 miliar.

Dalam dialog bersama masyarakat di Cafe Retak, Kampung Paya Bedi, Kecamatan Rantau, Jumat (25/9/2026) malam lalu, Armia menyampaikan bahwa pihak manajemen menargetkan pembangunan fisik rumah sakit dapat diselesaikan sekitar enam bulan setelah peletakan batu pertama.

Selain pembangunan rumah sakit, manajemen juga disebut berkomitmen membangun sebuah masjid di kawasan tersebut. Kehadiran fasilitas pendukung itu diharapkan semakin melengkapi kawasan pelayanan kesehatan yang akan dikembangkan.

Amriadi berharap rencana tersebut benar-benar terealisasi sesuai jadwal. Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan fasilitas kesehatan yang representatif, tetapi juga berharap pembangunan tersebut dapat membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  ICMI Muda Sumut Bahas Jejak Sejarah Kesultanan Aceh dan Deli dalam Bingkai NKRI

“Kita berharap rencana ini benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Aceh Tamiang,” ujarnya.

Ia menilai pembangunan rumah sakit juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan publik di daerah, terutama di tengah kebutuhan masyarakat terhadap akses kesehatan yang semakin meningkat.

Dengan adanya dukungan masyarakat dan rencana pembangunan yang telah disampaikan pemerintah daerah, masyarakat kini menantikan realisasi pekerjaan di lapangan. Peletakan batu pertama pada 13 November 2026 mendatang akan menjadi langkah awal untuk melihat keseriusan pembangunan Rumah Sakit Putri Bidadari di Aceh Tamiang.[] TM/Red

banner 300250