Komunitas Kota Tua Aceh Tamiang Matangkan Agenda Pelestarian Sejarah dan Budaya

Aceh, Berita90 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET — Komunitas Kota Tua Aceh Tamiang menggelar silaturahmi dan konsolidasi pengurus untuk memperkuat koordinasi sekaligus mematangkan sejumlah agenda pelestarian sejarah, bangunan bersejarah, dan kebudayaan lokal di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pertemuan yang dipimpin Ketua Komunitas Kota Tua Aceh Tamiang, Helmi, S.Pd., didampingi Ketua Pengawas Amnurdani, berlangsung di AWE Khupie, Kampung Paya Awe, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (15/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para pengurus membahas sejumlah program yang berfokus pada upaya mengangkat kembali nilai sejarah dan kekayaan budaya Kota Tua Kuala Simpang serta kawasan bersejarah lainnya di Aceh Tamiang.

Tiga agenda utama yang direncanakan meliputi pembuatan film dokumenter tentang Kota Tua Kuala Simpang, penggambaran kembali bangunan-bangunan bersejarah, serta penyelenggaraan Festival Dendang Melayu Tamiang.

Baca Juga :  [FOTO] Mobil Box Kecelakaan Tunggal, Sopir Meninggal Dunia

Pembuatan film dokumenter diharapkan menjadi sarana untuk merekam jejak sejarah dan perkembangan Kota Kuala Simpang dari masa ke masa, termasuk berbagai kisah dan kenangan yang berkembang di tengah masyarakat. Dokumentasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan sejarah bagi generasi muda.

Sementara itu, penggambaran kembali bangunan-bangunan bersejarah menjadi salah satu upaya untuk mendokumentasikan warisan arsitektur sekaligus memperkenalkan karakter dan nilai sejarah bangunan kepada masyarakat luas.

Di bidang kebudayaan, Festival Dendang Melayu Tamiang direncanakan menjadi wadah untuk memperkenalkan, merawat, dan mengembangkan seni tradisi Melayu Tamiang. Melalui kegiatan tersebut, kesenian lokal diharapkan tetap hidup, semakin dikenal, serta terus mendapat tempat di hati masyarakat Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Faisal Nahkodai PODSI Aceh Timur, Terpilih Aklamasi untuk Periode 2026–2031

Ketua Komunitas Kota Tua Aceh Tamiang, Helmi, S.Pd., mengatakan bahwa berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap sejarah, identitas, dan kebudayaan lokal.

Menurutnya, pertemuan silaturahmi dan konsolidasi ini menjadi momentum untuk menyatukan gagasan, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta mempersiapkan pelaksanaan program secara terarah dan berkelanjutan.

Ia berharap Komunitas Kota Tua Aceh Tamiang dapat terus menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan sejarah serta budaya daerah.

“Melalui program-program ini, kita berharap nilai-nilai sejarah dan budaya lokal tetap lestari, semakin dikenal oleh masyarakat, dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Melalui konsolidasi tersebut, Komunitas Kota Tua Aceh Tamiang berupaya mendorong pelestarian sejarah dan budaya tidak hanya sebagai bentuk penghargaan terhadap masa lalu, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur.[] TM/yeddi

banner 300250