Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menunjukkan komitmen serius dalam melakukan pembenahan birokrasi melalui penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ekspose Manajemen Talenta ASN di hadapan jajaran pimpinan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Ekspose tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang benar-benar berlandaskan pada talenta, kompetensi, serta sistem meritokrasi.
Melalui penerapan manajemen talenta, Pemkab Aceh Tamiang berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dengan menempatkan aparatur sesuai kemampuan, potensi, dan kinerja masing-masing. Dengan demikian, proses pengisian jabatan tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga kualitas dan kapasitas ASN.
Pelaksanaan ekspose ini sekaligus menempatkan Kabupaten Aceh Tamiang sebagai salah satu daerah pelopor penerapan manajemen talenta di Provinsi Aceh. Hingga November 2026, tercatat baru dua kabupaten/kota di Aceh yang telah melaksanakan ekspose manajemen talenta, yakni Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.
Langkah progresif tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Kepala BKN, Suharmen. Ia berharap keberhasilan Aceh Tamiang dapat menjadi motivasi bagi pemerintah kabupaten/kota lainnya di Aceh untuk segera menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengelolaan ASN di daerah masing-masing.
Penerapan manajemen talenta ASN ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara.
Melalui sistem tersebut, instansi pemerintah dapat melakukan pemetaan terhadap kinerja dan potensi ASN secara objektif dan terukur. Hasil pemetaan selanjutnya menjadi dasar dalam menyiapkan kader-kader aparatur terbaik yang masuk dalam kelompok rencana suksesi atau talent pool untuk mengisi posisi kepemimpinan.
Dengan mekanisme ini, proses pengembangan karier dan pengisian jabatan diharapkan berlangsung lebih transparan, akuntabel, profesional, serta tepat sasaran. Selain itu, manajemen talenta juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan birokrasi yang berorientasi pada kompetensi dan kinerja.
Ekspose yang berlangsung di Kantor BKN Pusat tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi madya dan pratama BKN, di antaranya Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Herman, Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN, Jumiati, Kepala BKPSDM Aceh Tamiang, M. Mahyaruddin, serta Kepala Kantor Regional XIII BKN Aceh, Achmad Slamet Hidayat.[] TM/Red










