Pariwisata syariah adalah jenis pariwisata yang mengikuti prinsip-prinsip syariah Islam dalam berbagai hal, seperti penginapan, makanan, dan aktivitas rekreasi. Adanya pariwisata syariah membuat wisatawan Muslim yang ingin melakukan perjalanan sesuai dengan ajaran Islam merasa aman dan dapat memenuhi kewajibannya sebagai Muslim. Pariwisata syariah berkembang dengan cepat di tengah meningkatnya wisatawan Muslim di era modern.Banyak negara saat ini telah menjadikan pariwisata syariah sebagai bagian dari strategi pariwisata mereka untuk menarik wisatawan.
Di era modern, pariwisata syariah memiliki potensi besar karena meningkatnya jumlah wisatawan Muslim di seluruh dunia yang mencari perjalanan wisata sesuai dengan nilai-nilai Islam. Seiring meningkatnya wisatawan Muslim tersebut, pariwisata syariah menjadi opsi menarik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Jika ini dimaksimalkan, akan berdampak pada peningkatan devisa negara dan pendapatan masyarakat.
Selain itu, pariwisata syariah memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Ketika pariwisata syariah berkembang, wilayah yang menerapkan konsep tersebut akan mengalami peningkatan kunjungan wisatawan Muslim yang mencari tempat wisata dan layanan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Wisatawan membelanjakan uang mereka di berbagai bisnis, seperti transportasi, restoran, hotel, layanan, dan toko yang menjual barang halal, sehingga ekonomi masyarakat pun meningkat. Hal tersebut tentu akan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan ekonomi yang berkelanjutan.
Pariwisata syariah di era modern juga memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja baru. Dengan banyaknya wisatawan Muslim yang datang dan mencari layanan serta fasilitas yang sesuai dengan syariah, ini pasti dapat mengurangi pengangguran. Permintaan produk dan layanan yang ramah bagi pengunjung Muslim akan meningkat, menyebabkan pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, transportasi, agensi perjalanan, dan bisnis kecil menengah. Ini akan menyebabkan munculnya perusahaan baru yang membutuhkan pekerja tambahan, sehingga mengurangi tingkat pengangguran sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Malaysia merupakan contoh negara yang berhasil dalam menerapkan pariwisata syariah di era modern. Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, Malaysia aktif mempromosikan pariwisata syariah di wilayahnya. Banyak destinasi wisata halal yang ditawarkan dan dapat dikunjungi oleh wisatawan, seperti tempat wisata dan restoran makanan yang diawasi secara ketat oleh lembaga halal di Malaysia. Hal ini berdampak pada pertumbuhan industri yang terlihat pada meningkatnya pendapatan, pembukaan lapangan kerja baru, dan perkembangan infrastruktur pariwisata.
Selain Malaysia, Indonesia juga memiliki pariwisata syariah yang berkembang pesat. Beberapa contohnya adalah Lombok, yang memiliki banyak tempat wisata halal seperti pantai yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan, serta restoran yang menawarkan makanan halal. Di Aceh, pariwisata syariah telah berkembang di kota-kota seperti Banda Aceh dan Aceh Besar dengan menyediakan berbagai fasilitas yang sesuai dengan Islam, seperti hotel syariah, restoran halal, dan destinasi wisata yang ramah bagi Muslim. Hal ini akan meningkatkan devisa negara dan pendapatan masyarakat setempat.
Tidak hanya di Lombok dan Aceh, beberapa daerah lain di Indonesia juga mulai mengembangkan pariwisata syariah. Misalnya, Yogyakarta dan Jakarta telah mengembangkan berbagai program dan fasilitas yang ramah bagi wisatawan Muslim. Restoran, hotel, dan tempat wisata di daerah-daerah ini mulai menyesuaikan diri dengan menyediakan makanan halal dan tempat ibadah. Upaya ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan muslim dari dalam dan luar negeri.
Pada dasarnya, pariwisata syariah memiliki potensi yang sangat besar di era modern. Konsep ini tidak hanya memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi negara yang menerapkannya. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan Muslim di seluruh dunia, diharapkan Indonesia dapat menerapkan konsep pariwisata syariah untuk mempercepat pertumbuhan industri pariwisata, meningkatkan devisa negara, meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan mengurangi angka pengangguran.
Dengan ini pemerintah dan pelaku industri harus meningkatkan edukasi tentang pentingnya pariwisata syariah dan menyediakan pelatihan bagi penyedia layanan agar dapat memenuhi kebutuhan wisatawan muslim dengan baik,itu merupakan kunci sukses dalam pengembangan pariwisata syariah.Jika Indonesia melakukan strategi yang tepat maka akan terjadi pertumbuuan ekonomi secara berkelanjutan.[]
Pengirim :
Fiki Faza Al-Khiyar, Mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Syariah Universitas Pamulang, email : fikifaza22@gmail.com














