USK dan UII Perkuat Kolaborasi Riset Sosial, Perdamaian dan Kebencanaan

Banda Aceh, TERASMEDIA.NET – Program Studi Doktor Ilmu Kebencanaan (DIB) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menggelar Seminar Series I bertajuk “Memori, Perdamaian, dan Ketahanan Masyarakat dalam Menghadapi Krisis dan Bencana”.

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Mini Theatre Sekolah Pascasarjana USK dan melalui Zoom Meeting ini dihadiri akademisi, mahasiswa, peneliti, praktisi, serta masyarakat umum, Kamis (18/06/2026 ).

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Kebencanaan USK, Prof. Dr. Muksin, menekankan pentingnya ruang akademik yang mampu menjembatani berbagai perspektif ilmu pengetahuan dalam memahami dinamika bencana, konflik, dan pemulihan masyarakat.

Sementara itu, Ketua LPPM USK, Prof. Dr. Taufiq C. Dawood, saat membuka acara menyoroti pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan institusi untuk memperkuat pengembangan ilmu kebencanaan dan ketahanan masyarakat.

Baca Juga :  Fenomena “Klitih” di Yogyakarta sebagai Eksistensi Remaja Berakibat Pelanggaran HAM

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia (FISB UII) dengan Sekolah Pascasarjana dan LPPM USK.

Kerja sama ini diharapkan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, hingga pengabdian masyarakat terkait isu sosial, budaya, perdamaian, dan kebencanaan.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Prof. Masduki yang membahas peran media dan komunikasi publik dalam membangun ketahanan sosial saat krisis, Dr. Hamdani M. Syam yang mengangkat pentingnya jurnalisme damai dalam proses rekonsiliasi pasca konflik, serta Alfi Rahman yang memaparkan hasil riset tentang konflik Aceh dan tsunami 2004 sebagai layered disasters atau krisis berlapis.

Baca Juga :  Dua Kandidat Bacalon Bupati Aceh Tamiang Mendaftar ke Partai Golkar

Melalui seminar ini, USK berharap dapat memperkuat tradisi akademik yang kritis dan transdisipliner serta memperluas jejaring kolaborasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pembangunan perdamaian, dan pengurangan risiko bencana berkelanjutan.[]

banner 300250