Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Aceh Besar, Pemerintah Aceh Tegaskan Dukungan Penuh

Aceh, Berita92 Dilihat

Aceh Besar, TERASMEDIA.NET – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam kunjungan kerja sekaligus kegiatan Open House Sekolah Rakyat Sentra Darussa’adah di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (8/6).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Besar Muharram Idris, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk. H. Faisal Ali, serta sejumlah kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) dan pejabat terkait lainnya.

Kunjungan Menteri Sosial ke Aceh merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat berjalan optimal di berbagai daerah. Kehadiran Saifullah Yusuf bersama Wakil Gubernur Aceh disambut antusias oleh para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik yang hadir di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf menyampaikan rasa syukur karena dapat melihat secara langsung perkembangan Program Sekolah Rakyat di Aceh. Menurutnya, pelaksanaan program tersebut secara umum menunjukkan hasil yang positif di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga :  BPS dan Pemkab Atam Gelar Sosialisasi Survei Keuangan Desa dan Potensi Desa

“Saya bergembira karena secara umum pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menyukseskan program ini sebagaimana arahan Presiden,” ujar Saifullah Yusuf.

Mensos juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Ia menilai Aceh menjadi salah satu daerah yang menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan program tersebut, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial atas hadirnya Program Sekolah Rakyat di Aceh. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Kentalz Protes Keras "Sound Horeg" lewat Debut "Ironi Frekuensi": Ini Baru Musik yang Berani!

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kemensos, dan seluruh unsur pemerintah pusat yang telah menghadirkan Sekolah Rakyat di Aceh. Program ini sangat membantu masyarakat dan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” kata Fadhlullah.

Ia menambahkan, perkembangan para siswa yang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat menunjukkan hasil yang menggembirakan. Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh.

“Kami mendukung sepenuhnya program Presiden terkait Sekolah Rakyat dan berbagai program nasional lainnya. Harapan kami, para lulusan nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Bupati Aceh Besar Muharram Idris. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan Program Sekolah Rakyat karena dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar memperoleh pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Menegakkan Kualitas Pendidikan: UN atau ANBK, Mana yang Lebih Efektif?

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan berasrama gratis yang diinisiasi pemerintah untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung negara, mulai dari biaya pendidikan, asrama, konsumsi, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendukung lainnya. Melalui program ini, para siswa diharapkan dapat mengikuti proses belajar secara optimal tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

Kunjungan kerja Menteri Sosial ke Sekolah Rakyat Sentra Darussa’adah menjadi bukti kuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat kurang mampu di Aceh.[]

banner 300250