Dorong Kemandirian Ekonomi, FKP USK Latih Warga Neuheun Olah Produk Perikanan

Aceh, Berita51 Dilihat

Aceh Besar, TERASMEDIA.NET – Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK) memberikan pelatihan pengolahan hasil perikanan kepada masyarakat Gampong Neuheun, Kabupaten Aceh Besar, pada 29–30 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha industri rumah tangga berbasis potensi perikanan lokal.

Program pengabdian kepada masyarakat tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Industri Rumah Tangga dan Kader Posyandu Berbasis Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Menuju Kemandirian Ekonomi Masyarakat.”

Ketua tim pengabdian, Dr. Cut Dara Dewi, S.Pi., M.Si., mengatakan pelatihan difokuskan untuk meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan agar mampu bersaing di pasar.

“Melalui pelatihan ini kami ingin mendorong masyarakat memanfaatkan potensi hasil perikanan menjadi produk olahan yang berkualitas, aman dikonsumsi, dan memiliki daya saing di pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Aceh Timur Amankan Pelaku Percobaan Pembunuhan dan Penganiayaan

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya target tanpa kelaparan serta pertumbuhan ekonomi yang layak bagi masyarakat.

Tim pengabdian terdiri atas Dr. Cut Dara Dewi, S.Pi., M.Si. sebagai ketua, dengan anggota Said Ali Akbar, S.Pd., M.Si., dan Dr. Masyudi, M.Kes., serta melibatkan mahasiswa sebagai pendamping kegiatan.

Pelatihan diikuti kelompok industri rumah tangga dan kader Posyandu Gampong Neuheun. Peserta memperoleh edukasi terkait keamanan pangan, sanitasi, teknik pengolahan hasil perikanan, hingga strategi pengembangan usaha.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan berbagai produk olahan seperti nugget ikan, dimsum ikan, dan pempek ikan dengan pendampingan dosen serta mahasiswa.

Baca Juga :  Hasil Drawing Piala Soeratin Aceh 2026: PS Muda Sedia di Grup A, Tamiang United Grup D

“Selain teori, peserta langsung mempraktikkan pembuatan nugget, dimsum, dan pempek ikan dengan pendampingan dosen serta mahasiswa,” kata Said Ali.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKP USK, Dr. Muhammadar, M.P., mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya lokal.

Sementara itu, perwakilan Geuchik Gampong Neuheun, Alfarisyi, berharap pelatihan tersebut dapat menjadi langkah awal lahirnya produk unggulan desa yang memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan ini didukung pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026.

Tim pengabdian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.[]

banner 300250