Bupati Armia Pimpin Panen Raya Bangkitkan Pertanian Aceh Tamiang

Aceh, Berita, Ekonomi51 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, memimpin langsung Panen Raya TNI yang digelar di areal persawahan Kelompok Tani Sama-Sama, Kampung Seuneubok Dalam Upah, Kecamatan Bendahara, Jumat (17/7/2026) sore. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian Aceh Tamiang pascabencana banjir sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Panen raya yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, aparat penegak hukum, serta para petani ini merupakan bagian dari strategi percepatan pemulihan lahan pertanian yang sempat terdampak bencana. Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis produktivitas pertanian dapat kembali meningkat dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Armia bersama Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang Yudhi Syufriadi, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang M. Nur, serta Wakapolres Aceh Tamiang Kompol Rubby Nanda mengikuti video conference (vidcon) bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Vidcon tersebut membahas perkembangan pelaksanaan program ketahanan pangan di berbagai daerah, termasuk Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri, Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih

Bupati Armia menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Aceh Tamiang. Karena itu, pemulihan lahan pertanian pascabencana menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

“Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten, TNI, dan para petani, kita optimistis wilayah yang terdampak bencana ini bisa kembali produktif dan menyokong ketersediaan pangan nasional,” ujar Armia di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, keberhasilan pemulihan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga menjadi harapan baru bagi ribuan petani untuk kembali memperoleh penghasilan yang stabil setelah terdampa banjir.

Berdasarkan data di lapangan, program pemulihan pertanian di Kampung Seuneubok Dalam Upah melibatkan tujuh kelompok tani, yakni Kelompok Tani Empang Breuh, Barona, Barona Muda, Dan Dang Na, Meusapat Rakan, Amanah Endatu, dan Sama-Sama.

Baca Juga :  Pj Bupati Asra Melepas Kontingen POPDA Aceh Tamiang

Kawasan pertanian tersebut memiliki Luas Baku Sawah (LBS) mencapai 231,41 hektare, dengan Luas Tambah Tanam (LTT) sekitar 157 hektare. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Kodim 0117/Aceh Tamiang menargetkan produktivitas lahan pascabencana mencapai rata-rata 5,2 ton gabah per hektare.

Dengan target produksi mencapai sekitar 1.201 ton gabah dari seluruh lahan yang ditanami, Panen Raya TNI diharapkan menjadi tonggak kebangkitan pertanian Aceh Tamiang sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Momentum panen raya ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, aparat penegak hukum, dan masyarakat mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan pascabencana.[]

Baca Juga :  Anggota DPRA Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Aksi Vandalisme di Masjid Al-Huda

Editor : Yeddi Alaydrus

banner 300250