5 Alasan Mengapa memilih Bank Syariah ketimbang Bank Konvensional

Opini, Surat Pembaca23 Dilihat

Pernah nggak sih kepikiran, uang yang kita tabung di bank itu sebenarnya dipakai buat apa? Di tengah gaya hidup serba digital dan godaan pinjol yang makin gampang, memilih tempat menyimpan uang ternyata nggak sesimpel kelihatannya. Karena itu, banyak orang mulai tertarik dengan bank syariah yang menawarkan cara kerja berbeda dari bank konvensional. Penasaran apa saja alasannya? Yuk simak lima poin berikut.

5 Alasan Mengapa memilih Bank Syariah ketimbang Bank Konvensional :

1. Terbebas dari Riba atau bunga

Riba adalah tambahan nilai untuk peminjam dari nilai yang dia pinjamkan. Pada umumnya riba ini lebih dikenal dengan bunga. Dan dalam islam riba ini hukumnya haram. Dalam bank syariah, kita dapat terhindar dari praktik riba, dan sebagai gantinya, bank syariah memberikan Nisbah bagi hasil sesuai perkembangan Perusahaan.

Baca Juga :  Kontroversi Gedung Garuda di IKN: Antara Simbolisme dan Ekspektasi Publik

2. Adanya sistem bagi hasil

Berbeda dengan bank konvensional, bank syariah tidak terdapat bunga dalam praktiknya, tetapi menggunakan prinsip bagi hasil.

Keuntungan yang akan diberikan kepada nasabah tergantung seberapa besar keuntungan yang bank dapatkan, semakin tinggi keuntungan yang yang didapat oleh bank maka Ketika bagi hasil akan semakin besar pula hasil yang diterima oleh nasabah, begitu pula sebaliknya.

3. Menerapkan prinsip keadilan

Pada bank syariah hubungan nasabah dan bank tergantung dengan jenis layanan yang disepakati, jika di bank konvensional statusnya adalah nasabah sebagai debitur dan bank sebagai kreditur, maka di bank syariah hubungan tersebut diantaranya kemitraan, sewa-menyewa, dan pinjam-meminjam yang sesuai dengan kesepakatan bersama dan adil.

Baca Juga :  Kementerian ESDM Tetapkan 26 Tersangka Kasus Tambang Ilegal Gunung Botak

Tidak hanya itu hubungan antara nasabah dan bank harus berlandaskan kerelaan dari masing-masing pihak, tidak ada unsur paksaan.

4. Sistem yang transparan

Bank syariah menerapkan sistem bagi hasil yang sesuai syariat Islam. Nah, keuntungan yang diberikan pada bagi hasil ini, dihitung berdasarkan pendapatan yang diterima oleh bank. Hal ini menjadikan bank syariah harus memiliki sistem yang transparan agar nasabah maupun calon nasabahnya dapat mengetahui pertumbuhan perusahaan.

5. Penggunaan Dana untuk Sektor Halal

Penempatan dan penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh bank syariah hanya difokuskan pada sektor usaha yang halal dan etis, serta menghindari bidang yang dilarang seperti perjudian atau industri non-halal.

Bank syariah menjadi pilihan yang baik dan unggul bagi kita yang menginginkan transaksi keuangan yang aman dan menenangkan. Melalui penerapan prinsip bebas riba, sistem bagi hasil yang adil, keterbukaan informasi, serta penyaluran dana yang khusus pada sektor usaha halal, bank syariah mampu menciptakan hubungan kemitraan yang transparan dan saling menguntungkan antara bank dan nasabah.

Baca Juga :  [FOTO] Warga Panen Ikan di Sungai Tamiang

Dari berbagai keunggulan tersebut, alangkah baiknya kita untuk mulai beralih atau memanfaatkan layanan bank syariah sebagai langkah nyata dalam mengelola keuangan secara lebih berkah. Selain itu, calon-calon nasabah juga disarankan untuk terus mempelajari berbagai produk dan akad syariah agar saat nanti sudah beralih ke Bank Syariah dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing.[]

Penulis :
Naura Athaya Fatoni, mahasiswa Universitas Tazkia

banner 300250