Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET –
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berupaya mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memperjuangkan percepatan pencairan bantuan stimulan rumah rusak bagi masyarakat terdampak.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Drs. Armia Pahmi melalui kunjungannya ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan perkembangan penyaluran bantuan stimulan rumah rusak sekaligus mengusulkan percepatan pencairan bantuan Tahap 3 dan Tahap 4.
Hal ini disampaikan, juru bicara pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Ajie Lingga, SH melalui press realase, Selasa (9/6/2026).
Kepada pihak BNPB, Bupati menjelaskan bahwa realisasi penyaluran bantuan stimulan untuk kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang pada Tahap 1 dan Tahap 2 telah mencapai sekitar 92 persen. Tingginya angka serapan tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam memastikan bantuan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak.
“Pemerintah daerah terus bekerja agar bantuan yang telah dialokasikan benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak dan dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal mereka,” ujar Bupati dalam pertemuan tersebut.
Berdasarkan capaian tersebut, Pemkab Aceh Tamiang berharap BNPB dapat segera memproses pencairan bantuan Tahap 3 yang kemudian dilanjutkan dengan Tahap 4. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat tidak harus menunggu terlalu lama untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
Menurut Bupati, percepatan penyaluran bantuan menjadi kebutuhan mendesak mengingat banyak warga yang masih berupaya memulihkan kondisi kehidupan mereka pascabencana. Setiap waktu yang berlalu memiliki arti penting bagi keluarga terdampak yang ingin kembali menempati rumah dengan aman dan nyaman.
Untuk itu, koordinasi intensif terus dilakukan antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dengan pemerintah pusat, termasuk BNPB sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam proses penyaluran bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Meski demikian, pemerintah menyadari bahwa proses penanganan bencana tidak terlepas dari berbagai tantangan dan keterbatasan. Karena itu, berbagai kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat proses pemulihan.
Pemkab Aceh Tamiang juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersabar dan menjaga optimisme sambil mengawal bersama proses penyaluran bantuan agar berjalan sesuai ketentuan serta tepat sasaran.
Pemerintah daerah menegaskan akan terus berupaya maksimal agar seluruh tahapan bantuan dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.
Bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, keberhasilan program pemulihan pascabencana bukan hanya ditandai dengan pencairan bantuan, melainkan ketika seluruh warga yang terdampak dapat kembali menempati rumah mereka dengan rasa aman, nyaman, dan penuh harapan.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat melalui BNPB, diharapkan proses pencairan bantuan Tahap 3 dan Tahap 4 dapat segera terealisasi sehingga mampu meringankan beban masyarakat serta mempercepat pemulihan Aceh Tamiang pascabencana banjir.
Pemerintah dan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni bangkit bersama, pulih lebih cepat, dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pemulihan pascabencana.[]










