Gempa M 4,2 Guncang Bener Meriah, Kaca Masjid Pecah dan Bangunan Retak

Aceh, Berita, Peristiwa70 Dilihat

Bener Meriah, TERASMEDIA.NET – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Minggu (7/6/2026) pukul 12.32.24 WIB. Gempa dangkal yang berpusat di darat tersebut tidak hanya dirasakan kuat oleh warga Bener Meriah, tetapi juga hingga wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 12 kilometer di barat Kabupaten Bener Meriah pada koordinat 4,74 Lintang Utara dan 96,75 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Intensitas gempa tercatat mencapai skala III-IV MMI di Bener Meriah dan III-IV MMI di Takengon.

Pada skala intensitas tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah oleh banyak orang. Sejumlah warga mengaku terkejut dan berhamburan keluar bangunan saat guncangan terjadi pada siang hari.

Baca Juga :  Terkait Pembentukan Reusam Wali Nanggroe, Forum Mukim Atam Minta Penguatan Lembaga Mukim

Gempa utama tersebut kemudian diikuti beberapa gempa susulan. BMKG mencatat setidaknya tiga kali gempa susulan dalam rentang kurang dari satu jam, masing-masing berkekuatan magnitudo 2,6 pada pukul 12.53 WIB, magnitudo 2,5 pada pukul 13.01 WIB, dan magnitudo 2,9 pada pukul 13.13 WIB. Seluruh gempa susulan tersebut berada pada kedalaman sekitar 5 kilometer dan berpusat di kawasan Bener Meriah dan sekitarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, gempa menyebabkan kerusakan pada salah satu rumah ibadah di Kecamatan Wih Pesam. Dikutip dari LintasGayo.co, kaca Masjid Al Muttaqin yang berada di Simpang Balik, Kecamatan Wih Pesam, dilaporkan pecah akibat guncangan gempa.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah, Azwir, mengatakan selain menyebabkan kaca pecah, gempa juga mengakibatkan keretakan pada bangunan masjid tersebut.

Baca Juga :  Nakes RSUDZA Unjuk Rasa, Ini Tanggapan Wagub Fadhlullah

“Ada beberapa kali gempa yang terjadi hari ini,” kata Azwir, Minggu (7/6/2026).

Menurut Azwir, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka akibat rangkaian gempa yang terjadi. Petugas BPBD juga telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Dan tim dari BPBD Bener Meriah saat ini tengah membersihkan serpihan kaca yang pecah,” ujarnya.

Peta guncangan (ShakeMap) yang dirilis BMKG menunjukkan wilayah Bener Meriah dan Takengon berada pada zona guncangan III-IV MMI. Intensitas tersebut umumnya dapat menyebabkan benda-benda ringan bergoyang, kaca jendela bergetar, serta menimbulkan kerusakan ringan pada bangunan yang rentan.

Hingga Minggu sore, otoritas setempat masih melakukan pendataan terhadap kemungkinan dampak kerusakan lain yang ditimbulkan akibat gempa dan gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Wapres Gibran Usulkan Coding Masuk Kurikulum Siswa SD-SMP

Data Gempa Utama

– Tanggal: Minggu, 7 Juni 2026
– Waktu: 12.32.24 WIB
– Magnitudo: 4,2
– Kedalaman: 10 km
– Koordinat: 4,74 LU – 96,75 BT
– Lokasi: 12 km barat Kabupaten Bener Meriah
– Intensitas: III-IV MMI Bener Meriah dan III-IV MMI Takengon
– Dampak Awal: Kaca Masjid Al Muttaqin Simpang Balik pecah dan sebagian bangunan mengalami retak, tanpa korban jiwa.[]

Editor : Yeddi Alaydrus

banner 300250