Mahasiswa Tazkia Hadirkan SCHINKA, Solusi Informasi Seminar dan Pengembangan Diri

Pendidikan43 Dilihat

Bogor, TERASMEDIA.NET – Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Universitas Islam Tazkia mengembangkan startup bisnis riil bernama SCHINKA sebagai implementasi pembelajaran pada mata kuliah Pengantar Bisnis dan Manajemen. Program ini menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung membangun dan mengelola bisnis.

Kegiatan pendampingan startup tersebut dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah, Miftakhus Surur, S.E.I., M.Sc (Fin), yang mendorong mahasiswa tidak hanya memahami teori bisnis di ruang kelas, tetapi juga menerapkannya dalam praktik nyata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi digital.

Melalui program ini, mahasiswa didorong untuk merancang konsep bisnis, menyusun strategi pemasaran, mengelola keuangan, hingga mengembangkan produk yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Final Liga Champions 2026: Arsenal Tantang PSG dalam Duel Penentu Takhta Eropa

Startup SCHINKA sendiri hadir sebagai solusi atas masih tersebarnya informasi seminar, webinar, workshop, dan berbagai kegiatan pengembangan kompetensi di berbagai platform yang berbeda. Kondisi tersebut dinilai kerap menyulitkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam memperoleh informasi secara cepat dan terpusat.

Mengusung konsep “All-in-One Platform”, SCHINKA mengintegrasikan berbagai informasi kegiatan edukatif ke dalam satu sistem yang mudah diakses, terpusat, dan selalu diperbarui.

SCHINKA dibangun dengan tiga nilai utama, yakni menghadirkan seluruh informasi seminar dan workshop dalam satu platform, menyediakan informasi yang selalu diperbarui, serta mendorong terbentuknya komunitas dan kolaborasi antarpengguna.

Dalam pelaksanaannya, startup ini dijalankan oleh tim mahasiswa dengan Muhammad Wisnu Fadillah sebagai Chief Executive Officer (CEO). Tim juga didukung Divisi Marketing yang diisi Muhammad Hafiz Rosadi, Nibras Ibrahim, dan R. Alif Haitsam Alfaras Natakusuma. Sementara pengembangan produk dikelola oleh Zaky Zakwan dan pengelolaan keuangan ditangani Azmi Abid Izzati.

Baca Juga :  Gurunya Manusia : Menjadikan Semua Anak Istimewa dan Semua Anak Juara

Melalui proyek bisnis riil ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi bisnis, kerja sama tim, hingga keterampilan manajerial yang menjadi kebutuhan utama dalam dunia usaha modern.

Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Universitas Islam Tazkia sendiri terus mengembangkan kompetensi kewirausahaan, bisnis syariah, dan digital marketing agar mahasiswa dapat menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Melalui pendampingan Startup SCHINKA, Universitas Islam Tazkia juga menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi entrepreneur muda yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap berlandaskan nilai-nilai syariah dalam menjalankan aktivitas bisnis.

Dengan hadirnya SCHINKA, diharapkan akses masyarakat terhadap informasi kegiatan edukatif menjadi lebih mudah sekaligus mampu membangun ekosistem kolaborasi yang produktif di Indonesia.[]

Baca Juga :  USK Banda Aceh Kampus Terbaik di Sumatra versi Webometrics

Editor : Yeddi Alaydrus

banner 300250