Survei IPO: Menkeu Purbaya Dinilai Berkinerja Terbaik, Teddy dan Bahlil Masuk Tiga Besar

Berita, Nasional, Politik58 Dilihat

Jakarta, TERASMEDIA.NET – Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai menteri Kabinet Merah Putih dengan penilaian kinerja terbaik di mata publik.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengatakan Purbaya memperoleh tingkat penilaian positif sebesar 42,8 persen. Posisi kedua ditempati Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 33,5 persen, disusul Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebesar 32,0 persen.

Menurut Dedi, penilaian terhadap kinerja menteri memiliki hubungan yang cukup kuat dengan tingkat popularitas mereka di masyarakat. Semakin dikenal publik, semakin besar peluang mendapatkan penilaian positif.

Selain tiga besar tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh 30,9 persen, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.

Baca Juga :  Zakat dan Wakaf, Raksasa yang Belum Terbangun

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon meraih 21,4 persen, Menteri Luar Negeri Sugiono 20,8 persen, Menteri Agama Nasaruddin Umar 11,0 persen, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 10,5 persen, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid 6,1 persen, serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 3,0 persen.

Dari sisi popularitas, Purbaya juga berada di posisi teratas dengan tingkat pengenalan publik sebesar 43,5 persen. Teddy Indra Wijaya berada di posisi kedua dengan 41,0 persen, diikuti Bahlil Lahadalia 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.

Survei IPO juga mencatat adanya penilaian negatif terhadap sejumlah menteri. Menteri HAM Natalius Pigai menjadi menteri yang paling banyak dinilai berkinerja buruk dengan 51,8 persen, disusul Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo 48,5 persen, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen.

Baca Juga :  Evaluasi dan Refleksi Program Perpustakaan Ramah Anak: Mahasiswa KKN Berpamitan di MI Roudlotut Thullab

Dedi menilai persepsi masyarakat terhadap kinerja para menteri bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kebijakan maupun kondisi sosial ekonomi.

Survei IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS) dengan margin of error 2,90 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.[]

banner 300250