Wagub Aceh Pimpin Rapat Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Aceh Tamiang

Aceh, Berita25 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di Kantor Koramil 08/Rantau, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, pelayanan publik, serta perekonomian masyarakat yang terdampak bencana.

Rapat dihadiri Bupati Aceh Tamiang beserta jajaran, unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, DPRK Aceh Tamiang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah yang masih berupaya bangkit pascabencana.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta melakukan evaluasi terhadap perkembangan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah berjalan. Perhatian utama diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan agar pelayanan publik dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi masyarakat segera pulih.

Baca Juga :  Kepemimpinan Transformasional sebagai Kunci Kemajuan Organisasi

Selain pembangunan infrastruktur, pembahasan juga difokuskan pada langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program pemulihan dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Tamiang menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang dinilai mendesak untuk segera direalisasikan. Salah satunya adalah normalisasi sungai di sejumlah titik yang selama ini menjadi kawasan rawan banjir.

Menurutnya, normalisasi sungai sangat penting sebagai upaya mitigasi menghadapi musim penghujan yang diperkirakan akan datang dalam beberapa bulan ke depan, sekaligus mengurangi risiko terulangnya bencana banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Selain itu, Bupati juga berharap proses rehabilitasi dan pembangunan kembali gedung-gedung perkantoran pemerintah yang rusak akibat bencana dapat dipercepat. Pemulihan sarana pemerintahan dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar roda pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.

Baca Juga :  Terima Mandat DPN, Syahriel Nasir Pimpin Pembentukan PPWI Aceh Tamiang

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, TNI, Polri, Kejaksaan, DPRK, serta seluruh pemangku kepentingan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah terus memperkuat koordinasi dan mengawal setiap tahapan pelaksanaan program rehabilitasi agar seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci percepatan pemulihan Aceh Tamiang. Kita ingin seluruh program rehabilitasi berjalan tepat waktu sehingga pelayanan publik kembali optimal dan masyarakat segera merasakan manfaat pembangunan secara nyata,” tegas Wakil Gubernur.

Pemerintah Aceh optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tamiang akan berjalan lebih cepat, sehingga daerah yang sempat terdampak bencana dapat kembali bangkit dan berkembang secara berkelanjutan.[]

banner 300250