Perkuat Ketahanan Pangan, Datok Pandan Sari Tanam Cabai Bersama Bupati Aceh Tamiang

Aceh, Berita, Ekonomi36 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Datok Penghulu Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Zulham, bersama Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, melaksanakan tanam perdana cabai di atas lahan seluas satu hektare, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan, khususnya cabai yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Penanaman cabai ini turut melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta mendapat dukungan dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah memberikan dukungan berupa fasilitasi bantuan bibit cabai unggul, pupuk, serta pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian lapangan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan lahan produktif dan meningkatkan hasil pertanian.

Baca Juga :  Panwaslih Aceh Tamiang Rekrut Pengawas Pemilu Kecamatan

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengapresiasi keterlibatan pemerintah kampung dan para petani dalam mendukung program penanaman cabai tersebut. Menurutnya, pengembangan komoditas cabai memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pasokan dan mengendalikan gejolak harga di pasaran.

Ia berharap, ketika memasuki masa panen, hasil produksi cabai dari Kampung Pandan Sari dapat membantu memenuhi kebutuhan pasar lokal sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat dikurangi.

Selain itu, peningkatan produksi cabai lokal juga diharapkan mampu menjaga kestabilan harga agar tetap terkendali dan terjangkau oleh masyarakat.

Pemanfaatan lahan seluas satu hektare tersebut diharapkan menjadi langkah awal pengembangan kawasan pertanian cabai yang produktif dan berkelanjutan di Kampung Pandan Sari.

Baca Juga :  Apa Kabar Dunia Hari Ini?

Kegiatan tanam perdana kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama para petani setempat. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan kelompok tani dalam mendukung sektor pertanian di Aceh Tamiang.[] TM/Red

banner 300250