SMSI-IPAR Gelar Pelatihan Jurnalistik, 100 Pemuda Aceh Besar Mendaftar

Aceh, Berita33 Dilihat

Aceh Besar, TERASMEDIA.NET – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Besar berkolaborasi dengan Ikatan Pemuda Aceh Besar (IPAR) menggelar pelatihan jurnalistik bagi generasi muda. Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan literasi media, menumbuhkan pola pikir kritis, serta mendorong lahirnya jurnalis muda yang profesional dan berintegritas di era digital.

Mengusung tema “Mencetak Jurnalis Muda di Era Digital”, pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (7/11/2026) di Hotel Permata Hati, Aceh Besar, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Antusiasme kalangan pemuda untuk mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Hingga Jumat (6/11/2026), tercatat sebanyak 100 peserta telah mendaftarkan diri. Bahkan, sejumlah pemuda lainnya masih menunjukkan minat untuk mengikuti pelatihan tersebut.

Ketua SMSI Aceh Besar, Zulfikar, S.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasinya dalam meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya dalam memahami dunia jurnalistik dan perkembangan media digital.

Baca Juga :  Penuh Haru, Bupati Aceh Tamiang Sambut Kepulangan 143 Jamaah Haji dari Tanah Suci

Menurutnya, kolaborasi dengan IPAR tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pelatihan, tetapi juga menjadi langkah memperluas kemitraan SMSI dengan berbagai paguyuban dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Aceh Besar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan SMSI kepada paguyuban dan organisasi kepemudaan di Aceh Besar sekaligus memberikan pemahaman tentang dunia jurnalistik kepada generasi muda. Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Zulfikar, Jumat (6/11/2026).

Ia menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, generasi muda dituntut memiliki kemampuan literasi media yang baik. Kemampuan menggunakan media sosial saja tidak cukup, tetapi juga harus dibarengi pemahaman tentang cara memperoleh, memverifikasi, mengolah, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Baca Juga :  Efektivitas Pembelian BBM Subsidi Menggunakan QR Code

“Pemuda harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pemahaman jurnalistik menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi tantangan informasi di era digital,” tambahnya.

Dalam pelatihan tersebut, panitia menghadirkan mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Aceh, Tarmilin Usman, sebagai pemateri.

Kehadiran tokoh pers Aceh tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman kepada peserta mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, verifikasi informasi, kode etik jurnalistik, hingga tantangan profesi wartawan di tengah transformasi digital.

Sementara itu, Ketua IPAR, Fatah Muhammad, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi dengan SMSI Aceh Besar. Ia menilai tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat kalangan pemuda untuk mempelajari dunia jurnalistik.

Baca Juga :  PT AGRAF Bagikan 320 Paket Daging Kurban di Aceh Tamiang

“Alhamdulillah, sudah 100 peserta mendaftar. Bahkan, masih banyak pemuda lainnya yang ingin mengikuti kegiatan ini. Kami sangat mengapresiasi antusiasme tersebut karena menunjukkan adanya semangat generasi muda untuk menambah pengetahuan dan wawasan di bidang jurnalistik,” ungkap Fatah.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga semakin banyak pemuda Aceh Besar memperoleh kesempatan belajar jurnalistik secara langsung dari praktisi dan organisasi pers.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depan. Melalui kerja sama dengan SMSI Aceh Besar, pemuda bisa mendapatkan ilmu jurnalistik dari organisasi perusahaan media siber yang merupakan konstituen Dewan Pers. Ini menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk memahami dunia pers secara lebih baik,” pungkasnya.[] TM/Red

banner 300250