Anggota DPR RI TB Hasanuddin Minta Komnas HAM Tak Buat Analisis Liar Kasus Brigadir J

Jakarta, TERASMEDIA.NET – Anggota DPR RI dari PDIP Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin juga menyoroti keterlibatan Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) dalam kasus tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah Kadiv Propam Polri non aktif Irjen Ferdi Sambo. Menurut dia, Komnas HAM tampak lebih aktif dari tim Polri.

“Menarik sekali ketika Komnas HAM ikut heboh dalam penyelidikan dan penyidikan kasus ini,” kata Hasanuddin dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (31/7/2022) Anggota Komisi I DPR ini menegaskan, kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri ini adalah pidana murni. Ada seseorang yang tertembak lalu meninggal dunia.

Baca juga : Kapolri Pastikan Hasil Autopsi Ulang Jasad Brigadir J Diumumkan ke Publik

Menurut dia, peristiwa itu bukanlah pelanggaran HAM atau belum diidentifikasikan sebagai pelanggaran HAM. Karenanya, ia merasa heran dengan Komnas HAM yang lebih aktif memberikan keterangan terkait kasus tersebut.

“Lalu mengapa Komnas HAM lebih aktif dibandingkan tim khusus yang dibentuk Kapolri yang ditugaskan untuk menuntaskan kasus tersebut?” tukasnya.

Legislator asal Jawa Barat ini juga menyoroti soal pemeriksaan CCTV dan pemanggilan saksi-saksi oleh Komnas HAM. Padahal, wewenang tersebut merupakan bagian dari penyelidikan dan penyidikan yang seharusnya dilakukan oleh penyidik Polri.

Baca juga : Kapolri Instruksikan Seluruh Polda dan Polres Berantas Premanisme

Baca juga : Kementerian Kominfo Tutup 4.874 Akun Pinjaman Online Ilegal

“Apakah nanti tak mengganggu bila Komnas HAM kemudian membuka hasil temuan CCTV atau keterangan saksi-saksi yang baru sebagian. Padahal penyidik harus membuat kesimpulan akhir terkait kasus tersebut,” ujar Hasanuddin.

Politikus PDIP ini khawatir, bila Komnas HAM menyampaikan informasi kepada publik secara tidak utuh, justru akan membingungkan karena penyidikan ini belum tuntas sampai akhir dan pelaku sesungguhnya belum ditemukan.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Sebut Atasan Langsung yang Suruh Bharada E Tembak Brigadir J

Hasanuddin juga mempertanyakan kinerja dari tim khusus bentukan Kapolri yang hingga saat ini belum pernah menyampaikan progres penyidikannya, malahan didahului oleh Komnas HAM.

Baca juga : Komnas HAM Dalami Keberadaan Irjen Ferdy Sambo saat Brigadir J Meninggal

Untuk itu, ia menyarankan agar semuanya menunggu saja hasil penyelidikan polisi dan tidak membuat analisa-analisa liar. “Saran saya kita tunggu saja hasil penyelidikan polisi. Jangan membuat analisa-analisa liar, percayakan pada yang berwenang,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Komnas HAM memanggil seluruh ajudan Kepala Divisi Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo, pada Selasa (26/7) kemarin, pemanggilan ini dilakukan untuk meminta keterangan dalam upaya penyelidikan kematian Brigadir J.[]***

banner 300250