Warga Pertanyakan Bantuan, Bupati Aceh Timur Jelaskan Proses Bantuan Pascabanjir

Aceh, Berita21 Dilihat

Aceh Timur, TERASMEDIA.NET – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si turun langsung menemui puluhan warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, yang menyampaikan aspirasi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026).

Kedatangan warga tersebut untuk mempertanyakan kepastian pencairan bantuan bagi penyintas banjir, khususnya bantuan Jatah Hidup (Jadup) dan bantuan hunian tetap yang hingga kini belum mereka terima.

Di hadapan warga, Al-Farlaky memilih berdialog secara langsung sekaligus menjelaskan mekanisme penyaluran bantuan serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir yang sedang berjalan.

Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mengawal dan memperjuangkan hak masyarakat terdampak banjir melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Yuk Berwisata ke Gua Pintu Angin Tamiang

“Pemerintah kabupaten tidak mengelola anggaran bantuan tersebut, tetapi kami terus mengusulkan dan mengawal agar bantuan segera direalisasikan kepada masyarakat yang berhak,” ujar Al-Farlaky.

Ia menjelaskan, penanganan pascabanjir terbagi dalam dua skema bantuan pemerintah pusat. Bantuan dari Kementerian Sosial meliputi Jatah Hidup (Jadup), stimulus ekonomi, dan bantuan perabot rumah tangga. Sementara bantuan rehabilitasi rumah menjadi kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk kategori rumah rusak ringan, sedang, hingga berat.

Al-Farlaky juga menyebutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah kembali mengusulkan data penerima bantuan tahap kedua kepada pemerintah pusat. Masyarakat diminta bersabar karena proses verifikasi dan penetapan penerima masih berlangsung.

Selain itu, warga yang merasa belum masuk dalam daftar penerima bantuan diminta segera berkoordinasi dengan keuchik setempat untuk memastikan kesesuaian data.

Baca Juga :  Universitas Syiah Kuala kembali Kukuhkan 5 Profesor

Usai mendengarkan penjelasan secara langsung dari Bupati, warga mengaku mendapat kejelasan terkait proses penyaluran bantuan dan membubarkan diri dengan tertib.[]

banner 300250