oleh

Ini Dampak Kenaikan Harga BBM Bagi Masyarakat

Permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat sekarang adalah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ketika harga BBM naik, tentu saja konsumen yang akan merasakan dampaknya. Tidak hanya konsumen saja, melainkan para pengusaha hingga angkutan umum, taksi dan termasuk ojek online juga merasakan dampak dari kenaikan harga BBM tersebut.

Peningkatan jumlah penduduk berakibat pada meningkatnya pertumbuhan manusia akan energi. Bahan bakar minyak (BBM) merupakan energi yang penting disubsidi karena harga BBM tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal, yaitu harga minyak mentah di pasar dunia. Subsidi BBM dari pemerintah yang disalurkan oleh Pertamina, masih terbatas pada jenis minyak tanah, solar, dan premium sebagai energi yang dikonsumsi masyarakat. Harga BBM yang disubsidi, ditetapkan melalui Peraturan Presiden dan bertujuan untuk menstabilkan harga-harga barang sebagai dampak terhadap harga BBM.

Transportasi merupakan salah satu sarana yang dapat mempermudah kelancaran hubungan manusia termasuk komunikasi langsung, untuk mempermudah transportasi ketempat tujuan selalu membutuhkan kendaraan sebagai sarana transportasi. Seiring dengan perkembangan zaman maka kebutuhan perjalanan atau transportasi akan meningkat. Apalagi masyarakat sekarang cenderung untuk bergerak.

Untuk melengkapi hal tersebut maka dibutuhkan sarana penumpang, salah satu hal terpenting yaitu bidang transportasi atau perhubungan. Disisi lain para sopir juga memikul tanggung jawab terhadap kebutuhan hidup keluarganya. Dengan adanya subsidi BBM oleh pemerintah menyebabkan harga BBM naik, hal tersebut tentunya dapat menambah penderitaan bagi masyarakat kecil terutama bagi kalangan para sopir yang masih menderita akibat krisis ekonomi keluarganya. Kebijakan kenaikan harga BBM akan mengakibatkan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok lainnya.

Pemerintah sudah tidak bisa lagi membendung potensi kenaikan harga BBM pada tahun 2022. Salah satu penyebab kenaikan harga BBM adalah terjadinya pembengkakan beban subsidi. Pembengkakan yang terjadi mencapai hingga Rp502 triliun.

Lalu, apa yang harus dilakukan ?

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah meminimalkan kegiatan di luar rumah untuk hal yang tidak penting. Misalnya dengan mengurangi diri jalan-jalan keluar rumah untuk hal yang tidak penting dengan menggunakan kendaraan, dan membiasakan diri untuk berjalan kaki ketempat yang tidak terlalu jauh.

Cara kedua yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi pengeluaran konsumtif dan membiasakan diri untuk hemat. Misanya dengan mengubah gaya hidup yang suka belanja diluar rumah.[]***

Pengirim :
Lili Kamelia Sari, mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, email : lilikameliasari@gmail.com

banner 300250