Kolaborasi YSAP dan Mitra Hadirkan Harapan Baru bagi Anak Penyintas Banjir Aceh

Aceh, Berita72 Dilihat

Lhokseumawe, TERASMEDIA.NET – Yayasan Solidaritas Aksi Peduli (YSAP) bersama Yayasan Indorelawan dan Fitch Ratings Jakarta menyalurkan 300 paket tas sekolah beserta perlengkapan belajar kepada anak-anak penyintas banjir di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Program bantuan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26–28 Juni 2026 itu tidak hanya difokuskan pada distribusi perlengkapan sekolah, tetapi juga disertai edukasi perlindungan anak dan kesiapsiagaan bencana.

Sebanyak 300 anak penerima manfaat berasal dari tiga desa terdampak banjir, yakni Gampong Jamboe Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Gampong Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dan Gampong Lhok Bayu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Direktur Eksekutif YSAP, Agustia Rahmi, mengatakan pemulihan pascabencana bagi anak-anak tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga perlu memperkuat pengetahuan dan kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Baca Juga :  Kepala BPMA dan CEO Conrad Asia Energy Ltd Miltiadis Teken Kontrak Kerja Sama Migas WK ONWA-Meulaboh dan OSWA-Singkil

“Bantuan tas sekolah memang menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk kembali belajar. Namun, kami juga percaya bahwa mereka membutuhkan bekal pengetahuan agar mampu melindungi diri, menghargai sesama, serta lebih siap menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga mendapatkan edukasi interaktif terkait kesiapsiagaan bencana melalui pengenalan tas siaga darurat atau emergency bag. Mereka diajarkan mengenai perlengkapan penting yang perlu dipersiapkan saat kondisi darurat, seperti air minum, makanan ringan, senter, peluit, obat-obatan dasar, hingga pakaian ganti.

Selain itu, peserta juga menerima edukasi perlindungan diri, termasuk pengenalan batas tubuh pribadi, cara melindungi diri dari situasi yang membahayakan, serta langkah mencari pertolongan saat menghadapi ancaman. Sementara dalam sesi anti-perundungan, anak-anak diajak memahami pentingnya menghargai perbedaan dan membangun empati terhadap sesama.

Baca Juga :  Merawat Alam, Merawat Budaya Desa Linggoasri, Inspirasi Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

Kegiatan ini turut melibatkan relawan Support Our Society (S.O.S Aceh), komunitas relawan yang dibentuk YSAP saat bencana banjir melanda Aceh tahun lalu. Kehadiran relawan menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat solidaritas dalam mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana.

YSAP berharap kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat agar anak-anak, khususnya kelompok rentan, memperoleh hak atas pendidikan, perlindungan, serta lingkungan yang aman untuk tumbuh dan berkembang.[]

banner 300250