Jakarta, TERASMEDIA.NET – Era baru Persija Jakarta resmi dimulai. Klub kebanggaan Ibu Kota itu menunjuk mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Pengumuman resmi dilakukan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026). Pelatih asal Korea Selatan tersebut mendapatkan kontrak berdurasi tiga tahun dan diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di pentas sepak bola nasional.
Dalam perkenalannya kepada publik dan para pendukung Persija, Shin Tae-yong menegaskan pentingnya kebersamaan antara pemain, manajemen, dan suporter untuk mencapai target besar yang telah ditetapkan klub.
Ia secara khusus menyampaikan harapannya kepada Jakmania agar terus memberikan dukungan penuh selama perjalanan tim musim depan. Menurutnya, atmosfer yang diciptakan suporter memiliki peran besar dalam membangkitkan motivasi para pemain di lapangan.
Shin mengaku sudah mengenal fanatisme Jakmania sejak masih menangani Timnas Indonesia. Saat itu, ia sering melihat ribuan pendukung Persija hadir memberikan dukungan kepada skuad Garuda dalam berbagai pertandingan.
“Saya mengenal Jakmania sejak melatih Timnas Indonesia. Dukungan mereka selalu luar biasa. Karena itu saya berharap kepercayaan dan dukungan yang sama dapat diberikan kepada Persija. Jika pemain, klub, dan suporter bisa bersatu, saya yakin kami mampu memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Pelatih berusia 56 tahun itu juga mengajak Jakmania untuk terus memadati stadion pada setiap pertandingan kandang Persija. Kehadiran puluhan ribu pendukung di tribun diyakini akan menjadi energi tambahan bagi para pemain dalam mengejar prestasi.
Target yang diusung Shin Tae-yong tidak tanggung-tanggung. Ia bertekad membawa Persija kembali bersaing di jalur juara setelah musim lalu harus puas finis di posisi ketiga klasemen akhir. Persija mengakhiri kompetisi dengan koleksi 71 poin, tertinggal dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara dan Borneo FC yang menempati posisi kedua.
Menurut Shin, Persija memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi penantang serius dalam perebutan gelar musim depan. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari seluruh elemen klub, ia optimistis Macan Kemayoran dapat tampil lebih kompetitif.
Menariknya, sebelum menerima pinangan Persija, Shin Tae-yong mengaku sempat menerima sejumlah tawaran dari beberapa klub lain. Namun, kecintaannya terhadap Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya memilih kembali berkarier di Tanah Air.
Selama hampir lima tahun tinggal di Indonesia, Shin merasa memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat dan sepak bola Indonesia. Karena itu, meski terdapat tawaran lain yang disebutnya lebih menarik, hatinya tetap tertuju untuk kembali ke Indonesia.
“Saya sangat mencintai Jakarta dan Indonesia. Selama tinggal di sini, saya merasakan banyak hal yang berkesan. Karena itu ketika ada kesempatan untuk kembali, saya memilih Persija sebagai tempat melanjutkan karier,” ungkapnya.
Keputusan tersebut sekaligus menandai kembalinya Shin Tae-yong ke sepak bola Indonesia setelah sebelumnya mengakhiri masa tugasnya bersama Timnas Indonesia.
Selain melatih Persija, Shin saat ini juga dipercaya sebagai penasihat teknik Timnas Indonesia Football7. Meski memiliki peran tambahan tersebut, ia memastikan tidak akan mengganggu fokusnya dalam menangani Persija.
Menurutnya, posisi sebagai penasihat teknik hanya bersifat mendukung pengembangan sepak bola Football7 di Indonesia dan tidak memiliki ikatan kerja yang dapat menghambat tugas utamanya sebagai pelatih kepala Persija.
Dengan pengalaman internasional yang dimilikinya, manajemen Persija berharap kehadiran Shin Tae-yong dapat menjadi katalis kebangkitan klub sekaligus mengakhiri penantian panjang Jakmania untuk kembali merayakan gelar juara liga.
Kini, seluruh mata tertuju pada langkah pertama sang pelatih Korea Selatan bersama Macan Kemayoran. Tantangan besar sudah menanti, namun optimisme mulai tumbuh di kalangan pendukung bahwa Persija sedang memasuki babak baru menuju kejayaan.[]










